IndeksP O R T A LCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Yanto_Kudou
Case Solver
Case Solver


Age : 21
Contribute : 69
Jumlah posting : 1058
Lokasi : Sekadau, West-Borneo

PostSubyek: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Mon 29 Apr 2013 - 0:27

Previously Crime Story :
Spoiler:
 


Pernah dengar nama Whitey Bulger ? mungkin masih asing bagi member NDI ya, apalagi member baru. HAMMER HEAD
Ada sedikit cerita menarik yang bisa member simak ditrit ini, yah Kisah Nyata Gangster Sejati ini... cekiprott... Kejar


Pasangan itu tampak bahagia menghabiskan sisa umur dengan bersantai sambil berbagi. Di Pulau Grand Isle, Lousiana, berkendaraan mobil baru gres, mereka berkenalan dengan sebuah keluarga sederhana, sebut saja, Perkins. "Panggil kami Tom dan Helen. Kami dari New York," kata Tom.

Perkins menyambut gembira uluran persahabatan pasangan baik hati itu. Apalagi mereka juga penyayang anjing, seperti keluarga Perkins. Tom dan Helen penuh perhatian pada kebutuhan keluarga Perkins. Dari perlengkapan dapur sampai kacamata untuk anak - anak, Tom dan Helen tak ragu untuk membelikan. Selalu dengan uang pecahan AS $100. Memang agak luar biasa. Umumnya orang membayar dengan cek atau kalaupun tunai, paling - paling dengan lembar recehan lima, sepuluh, atau dua puluh dolaran. Pasti saking kayanya! Perkins sering mengundang Tom dan Helen makan bersama di dapur rumah mereka. Tom suka mengingatkan anak - anak, "Jangan suka nonton film kekerasan di TV!" Persis seperti kakek - nenek sendiri.


SEJAJAR DENGAN OSAMA BIN LADEN

Tak ada yang menyangka bahwa pasangan Tom dan Helen adalah pasangan yang paling dicari-cari FBI sejak tahun 1995. Berbaur dengan masyarakat awam adalah cara paling ampuh untuk bersembunyi dalam keramaian. Orang tak menduga bahwa Tom sebenarnya Whitey Bulger, buronan FBI yang digambarkan "sangat garang dan selalu berbekal belati". Sedangkan Helen yang juga penyayang anjing adalah Catherine Greig. Pacar Bulger ini pernah bekerja sebagai perawat di klinik gigi.

Sejak buron, Bulger pernah dilihat orang di Louisiana, Wyoming, Mississippi, California, dan New York. Bahkan London. Bersama Osama Bin Laden, ia termasuk di jajaran Most Wanted-nya FBI. Dibentuk satgas khusus yang anggotanya terdiri atas penyidik dari Kepolisian Negara Bagian Massachussetts, FBI, Kepolisian Kota Boston, Massachussetts Department of Correction, dan State Parole Board. Bahkan disediakan empat orang tenaga penuh untuk melacak Whitey Bulger. Juga ditawarkan hadiah AS $ 2 juta bagi siapa pun yang memberikan info berharga hingga Bulger dapat ditangkap! Ini hadiah tertinggi bagi kriminal kelas "dalam negeri" sampai sejauh ini.

Membutuhkan kecerdasan, ketangguhan, kelicinan, dan kekejaman untuk bisa menyusun "CV" tindak kriminalitas seimpresif Bulger. Ia didakwa telah melakukan 19 pembunuhan, melakukan persengkongkolan untuk memeras, melakukan perdagangan narkoba secara illegal, melakukan pencucian uang, dan melakukan pemerasan.


MENITI KARIER DI JALANAN

James Bulger dari dulu tak suka dipanggil "Whitey", tapi julukan itu sudah melekat sejak ia kecil karena warna rambutnya nyaris putih. Lahir 3 September 1929, Bulger yang keturunan imigran Irlandia tumbuh menjadi remaja cerdas yang keren. Sayang, ia lebih betah hidup ugal-ugalan di jalanan Southie ketimbang belajar dan berprestasi di sekolah seperti adik-adiknya. Berkelahi, kebut-kebutan, dilanjutkan masuk ke jalur kriminalitas. Pertama kali mencicipi bui tahun 1956 - 1959, di Atlanta Penitentiary karena melakukan perampokan dan pembajakan. Ketika ketahuan akan kabur, ia dipindahkan ke Alcatraz Federal Penintentiary yang legendaris itu sebagai tahanan #AZ1428.
Di Alcatraz pun kebandelannya tidak surut, sehingga beberapa kalu disekap di sel khusus tanpa penghangat, berdinding baja, dan dengan hanya bercelana kolor. Setelah dipindahkan dua kali lagi, ia baru dibebaskan bersyarat pada tahun 1965.

Sembilan tahun di penjara tidak membuat si ganteng nan cerdas ini jera. Setelah bekerja sebentar sebagai petugas kebersihan dan buruh konstruksi, Bulger naik kelas jadi penagih uang taruhan pacuan kuda dan tukang rente. Ia bergabung dengan Winter Hill Gang (WHG), sebuah komunitas orang-orang keturunan Irlandia di bawah bos Howie Winter. Pada Tahun 1971, terjadi perang antara geng Killeen dan geng Mullen. Bulger "naik kelas" lagi ketika melakukan pembunuhan yang pertama.

Kalau James Whitey Bulger berhasil sukses di dunia hitam, kecerdasan yang tak kalah juga dimiliki oleh kedua adiknya di dunia terang. William Michael Bulger adalah senator dan veteran Perang Korea. Dia pernah menjadi pemimpin Partai Demokrat yang berpengaruh di Massachussetts. Ia kemudian terpilih mejadi presiden dari Senat Massachussetts. Setelah pensiun, ia ditunjuk menjadi rektor Unversity of Massachussetts, tapi akhirnya mengundurkan diri karena tak tahan dicecar pertanyaan soal kakaknya. Adik bungsunya, John "Jackie" Bulger, adalah hakim yang pernah dinyatakan bersalah karena tidak jujur di depan pengadilan terkait kakaknya. Kedua adiknya tetap menyatakan mencintai sang kakak dan telah membuktikan rela berkorban demi sang kakak.


"DIKAWAL" FBI

Bulger adalah predator bagi sesama kriminal. Berbekal kekerasan dan ketegaan mencabut nyawa, sekitar 1970-an, Bulger menggandeng Stephen Flemmi, membuka jalan menuju puncak kekuasaan di WHG. Kesempatan emas itu datang saat pada tahun 1979 Howie Winter dan lingkaran dekatnya dicokok polisi. Mereka terbukti memainkan hasil pacuan kuda. Bulger dan Flemmi selamat dan bersegera mengisi kekosongan tampuk pimpinan WHG.

Keputusan eksekutif pertama Bulger cukup tegas dan tegas: WHG akan bekerja dengan pola Mafia. Siapa pun yang beroperasi di teritori WHG, harus menyetorkan "uang sewa". Yang punya nyali untuk melawan harus siap menerima konsekuensinya: entah patah tulang (sebagai peringatan), atau peluru yang menyusul setelah itu.

Markas WHG dipindahkan kebagian utara Kota Boston, tepatnya di bengkel Lancaster Foreign Car Service, di Jln. Lancaster Street, daerah North End. Polisi terus mengamati perkembangan ini, bahkan menyadap pembicaraan mereka. Anehnya, semua percakapan yang terekam baik-baik saja. Tak ada "bau-bau" kriminalitas sedikit pun. Waktu itu polisi tak menyadari, bahwa Whitey Bulger dan Stephen Flemmi adalah "TE" (informan Top Echelon) FBI.

"Persahabatan" Bulger dengan FBI pada dasarnya adalah "persahabatan" antara Bulger dengan John Connolly. Demi mengail ikan yang "lebih besar", yaitu keluarga Patriarca, Mafia Italia, Bulger dan Flemmi diajak kerja sama. Tentu saja mereka dengan senang hati melakukannya karena itu ibarat menjegal pesaing dengan meminjam kaki FBI. Berbekal privilese dari FBI, Buler dengan WHG-nya semakin malang-melintang.

Misalnya, pada 12 April 1980, seorang anak buahnya, Brian Halloran, mengantarkan Louis Latif (penagih uang teruhan) ke bar Triple O's Travern untuk bertemu dengan Bulger. Bulger ingin bicara. Sejenak setelah Latif masuk, Halloran melihat Bulger dan seorang rekan menyeret mayat Latif yang terbungkus plastik lewat pintu belakang. Mayat itu dilemparkan ke bagasi mobil Latif. Belakangan mobil berisi mayat pemiliknya ditemukan di lokasi lain.

Satu setengah tahun kemudian, milyuner Roger Wheeler tewas ditembak orang tak dikenal di parkiran sebuah country club di Tulsa, Oklahoma. Wheeler, pemilik World Jai Alai (Indonesia : Hai-lai) mengendus bukti WHG telah menilap sabagian keuntungan kantor World Jai Alai di Connecticut. Tidak hanya itu, Wheeler mengancam akan melaporkannya kepada yang berwajib.


"KERJA SAMA" YANG KEBABLASAN

Connolly sendiri berasal dari lingkungan Irlandia. Sejak kecil diam-diam ia sudah mengagumi Bulger. Tidak mengherankan jika yang dilakukannya yang tidak berhenti pada melindungi, tapi sampai memperlakukan dia bak superstar. Connolly sendiri bertukar perilaku dan gaya hidup flamboyan gangster masa itu. Penampilannya semakin perlente, selalu dengan jas double breasted sehingga rekan-rekan kerjanya menjuluki dia "John Cannoli", sebuah nama Italia.

Connolly tidak sendirian. Bersama John Morris, penyelianya, setiap kali ada lembaga penegak hukum di luar FBI yang mengincar kedua konco mereka, maka Connolly dan Morris segera melindungi.

Dengan pimpinan WHG mereka hang out, ngobrol, bercanda dalam pesta, bertukar gosip, bahka saling mengirim hadiah Natal. Kerja sama ini mencapai puncaknya saat geng Jerru Angiulo, pesaing terakhir WHG, diringkus polisi.


LENYAP DITELAN BUMI

Dengan kelicinan dan kecerdasan ditambah naluri predator yang kuat, serta "kawalan" John Connolly, Whitey Bulger "memerintah" kerajaan bawah tanah Boston dari akhir '70-an sampai pertengahan '90-an. Di bawah kekuasaannya, jumlah pembunuhan meningkat tajam.

Namun seperti raja, masa kejayaan bos gangster pun ada batasnya. Pada Bulger itu terjadi ketika John Connolly pensiun pada tahun 1990. Ditinggalkan "malaikat pelindung", Bulger dan Flemmi tidak hanya dicopot dari status "TE", tapi status mereka berbalik menjadi sasaran berikutnya yang harus kena jaring hukum. Walaupun demikian, saksi mengatakan, Connolly tetap bisa memasok informasi kepada Bulger dan menerima uang balas jasa.

Tahun 1990, bukti-bukti pelanggaran hukum mulai terkumpul. Anak buahnya satu per satu terjaring. Dari Kesaksian mereka, bukti semakin solid betapa sentral dan peran yang dipegang Bulger dan Flemmi sebagai pemeras. Hasil penyidikan selama 15 bulan oleh Drug Enforcement Agency (DEA), 51 orang ditangkap dalam jaringan pengedaran kokain di wilayah Southie.

Sebagai informan FBI (1971 - 1990), Bulger hidup tenang terbuka di Southie smentara rival-rivalnya satu per satu dipenjarakan. Menurut Robert Stutman, mantan kepala DEA Boston pada tahun 1980, "Di Southie dulu orang suka bilang: 'Kalau Whitey lewat, trotoar saja gemetar'."

Dalam waktu 12 tahun, sedikit demi sedikit bukti-bukti terkumpul sehingga pada tahun 1995, pihak penegak hukum siap membengkuk tiga serangkai "Boston Underworld Bosses" secara berbarengan: James Whitey Bulger, Stephen Flemmi, dan bos Mafia Frank Salemme dengan dakwaan: perdagangan narkoba illegal dan pemerasan. Sayang, rencana tidak berjalan mulus. Flemmi berhasil dibekuk 5 Januari 1995, Frank Salemme baru berhasil ditangkap tujuh bulan kemudian di Florida. Bulger... "kebetulan" sedang berlibur bersama pacarnya selama 30 tahun, Theresa Stanley, di New Orleans. (Sumber lain mengatakan mereka ke New York.) Sejak itu, Bulger seperti lenyap ditelan Bumi. Sang malaikat pelindung, John Connolli, membantah keras sudah memberi kisikan kepada Bulger.

New York Times mengutip sebuah laporan pada tahun 2003 oleh salah satu komite Kongres AS yang menyebut kasus perdagangan illegal yang dilakukan Whitey Bulger pada akhir 1990-an: "Salah satu kegegalan terbesar dalam sejarah pelaksanaan hukum federal".


BERKAT GANTI STRATEGI

Theresa Stanley tak betah hidup dalam pelarian, maka pada pertengahan Januari Bulger balik ke Boston untuk "menukar" Stanley dengan Catherine Greig, pacarnya yang lain. Hubungan dengan Greig "baru" sepuluh tahun. Pada 17 Januari 1995, Bulger muncul di Long Island, membeli sedan baru seharga AS $ 13,000 dengan cek. Berdua dengan Greig, ia mengambil peran pasangan pensiunan yang sedang menikmati hari tua, berkendara ke Grand Isle, Louisiana, dan berkenalan dengan keluarga Perkins.

Walaupun sudah ada tawaran hadiah AS $ 2 juta, si licin Bulger tak juga tertangkap. Otoritas Amerika memutuskan ganti strategi. Mereka menyebarkan informasi kepada publik tentang Catherine Greig di media dengan pembaca utama kaum perempuan. Sebagai mantan dental hygienist (ahli kebersihan gigi), Greig memiliki kebiasaan memebersihkan gigina sebulan sekali, sering ke salon, penyayang anjing, dan sudah beberapa kali menjalani bedah plastik. Pengumuman pencarian itu dilengkapi juga dengan gambar Bulger dan Greig dengan seekor anjing pudel hitam. Pada tahun 2010, FBI memasang iklan pencarian Ny. Greig di media Plastic Surgery News dan newsletter dari Asosiasi Gigi Amerika.


KISIKAN DARI MISS ICELAND

Dengan deretan pohon palem, garis pantai Samudera Pasifik nan indah, di mana anggota komunitasnya dari berbagai asal-usul termasuk pindahan dari daerah-daerah di Pantai Timur Amerika, Santa Monica di pantai barat AS ini memang tempat ideal untuk bersembunyi.

Menurut The Boston Globe, tips yang dinantikan akhirnya datang dari Anna Bjornsdottir, Seorang mantan model, aktris, dan Miss Iceland 1974, yang tinggal sekawasan dengan Bulger dan Greig. Apartemen itu dekat sudut pertemuan Third Street dan Washington Avenue, tak jauh dari sebuah taman yang menghadap ke pantai Santa Monica Beach dan Farmer's Market.

Sehari setelah tips masuk, Bulger (81) yang 16 tahun buron berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Petugas menemukan uang tunai AS $ 800.000 (kurang lebih Rp7,6 Milyar), 30 pucuk senjata api, banyak kartu identitas palsu di apartemen mereka. Apartemen seluas 92 meter persegi itu terletak di lantai 3. Dengan 2 kamar tidur, sewanya AS $ 1,145 (kurang lebih Rp10 juta lebih) per bulan. Tentu saja, selalu dibayar dengan tunai. Menurut Joshua Bond, menejer gedung, "Charlie dan Carol Gasko" tinggal disana sejak tahun 1996.

Menurut para tetangga, Charlie pernah mengatakan ia pengidap gangguan paru-paru emphysema. Sedangkan Carol suka jalan-jalan di pertokoan dan memberi makan kucing-kucing liar.

Selama buron, Bulger mengaku sering pulang-pergi ke Mexico untuk membeli obat jantung, karena jantungnya bermasalah. Banyak pihak "ngeri" begitu ia membuka mulut akan terbongkarlah borok-borok korupsi ditingkat lokal, negara bagian maupun tingkat federal. Kalau tidak, mana mungkin ia dapat beroperasi dengan leluasa begitu lama? Dengan pengungkapan itu, banyak orang juga takut, ia akan diberi keringanan hukuman.

Bulger menyatakan tidak bersalah terhadap semua tuduhan yang jumlahnya 48 buah, termasuk memiliki senjata api seara illegal.

Pada bulan Maret 2012 Catherine Greig menyatakan diri bersalah dalam konspirasi menyelamatkan pelarian, memalsukan identitas diri, dan konspirasi untuk memalsukan identitas. Pada 12 Juni 2012 ia dijatuhi hukuman delapan tahun di penjara federal.

Dan sidang terhadap Whitey Bulger Sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada 6 Juni 2013...

Oh ya, Pada tahun 1999, John Connolly akhirnya ditangkap dengan tuduhan terlibat perdagangan gelap, konspirasi dalam perdangan gelap, berkonsprasi untuk menghalangi keadilan, dan menghalangi keadilan. Ia dijatuhi hukuman maksimal antara delapan tahun satu bulan sampai sepuluh tahun satu bulan.


Source :: Intisari edisi April 2013 ( Boston.com, The New York Times, Trutv.com, Wikipedia) Dengan sedikit pengubahan.


Nah, gimana pendapat member NDI untuk cerita yang satu ini ? :hihihihi:


Terakhir diubah oleh Yanto_Kudou tanggal Mon 29 Apr 2013 - 11:27, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://MyZone-MyBlogz.blogspot.com
IRS
Newbie
Newbie


Contribute : 10
Jumlah posting : 172
Lokasi : suatu tempat

PostSubyek: Re: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Mon 29 Apr 2013 - 9:13

Nyimak sampe akhir :yahoo:
Majalah intisari itu masih ada ya ternyata bengong <----malah ngomentari majalaj
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yanto_Kudou
Case Solver
Case Solver


Age : 21
Contribute : 69
Jumlah posting : 1058
Lokasi : Sekadau, West-Borneo

PostSubyek: Re: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Mon 29 Apr 2013 - 11:28

ada kok sampe sekarang :3
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://MyZone-MyBlogz.blogspot.com
nuno zhinigami
Plain Clothe Man
Plain Clothe Man


Age : 28
Contribute : 58
Jumlah posting : 1150
Lokasi : makassar

PostSubyek: Re: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Fri 3 May 2013 - 15:08

nice info good walaupun sy lebih suka crime story yg pertama good
CP+ sent
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yanto_Kudou
Case Solver
Case Solver


Age : 21
Contribute : 69
Jumlah posting : 1058
Lokasi : Sekadau, West-Borneo

PostSubyek: Re: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Mon 6 May 2013 - 11:42

Osh... arigatou nuno-san :3 good

kalau ada yang menarik lagi, ane post lagi :hihihihi:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://MyZone-MyBlogz.blogspot.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"   Today at 9:53

Kembali Ke Atas Go down
 

Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Net Detective Indonesia :: Warung Net Detective Indonesia :: Re-Post and Re-Discuss!-